Renungan Minggu Ini

MAZMUR PENUNTUN DOA
[Mazmur 110 – 115]

Senin 15 Mar 2021
Nats: Mazmur 110 – Kristus, Imam, Raja Selamanya
(1) Mazmur ini sangat familiar bagi kita yang membaca Perjanjian Baru, karena 14x dikutip, baik oleh Yesus sendiri, maupun oleh Petrus, Paulus dan penulis surat Ibrani, mengacu kepada Yesus Kristus sebagai Imam dan Raja dari Allah.
(2) Mazmur ini menunjukkan inisiatif Allah untuk memberikan kuasa dan kepemimpinan kepada Mesias yang diurapi, yang akan memerintah sebagai raja dan menjadi pengantara umat Allah sebagai imam di hadapan Allah.
(3) Yesus Kristus adalah “imam untuk selama-lamanya menurut Melkisedek” (ayat 4, band. Ibrani 5:6, 6:20, 7:17,21) penulis Ibrani dengan sistematik memberikan argumentasi posisi keimaman Yesus Kristus yang sah, solid dan yang kekal. “Menurut Melkisedek” berarti keimaman Yesus lebih tinggi daripada keimaman orang Lewi.
(4) Bawalah doa pujian dan syukur kepada Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kita. Ia adalah Raja yang patut menerima segala hormat, pujian dan penaklukan diri kita, umat tebusanNya.

Selasa 16 Mar 2021
Nats: Mazmur 111 – Bersyukurlah dengan Segenap Hatimu!
(1) Mazmur ini dan mazmur 112 adalah mazmur “Acrostic” dimana pada teks asli setiap kalimat dimulai dengan huruf alphabet dalam bahasa Ibraninya.
(2) Pemazmur mengingat perbuatan-perbuatan TUHAN kepada umatNya, memberikan pembebasan dari perbudakan dan perjanjian yang kekal dan pemeliharaanNya bagi mereka. Perhatikan kata “tetap untuk selamanya” (ayat 3,5,8,9,10) menyatakan kesetiaan dan kemurahan hati Allah yang kekal dan tidak berubah.
(3) “Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN” (ayat 10) seperti yang dikatakan kitab Amsal (1:7, 9:10). Takut akan TUHAN, itulah sumber bijaksana yang memimpin hidup kita.
(4) Sekali lagi, bagi kita, Yesus Kristus menjadi sentral dari mazmur ini karena Ia adalah Penebus, Juruselamat yang membebaskan kita dari perbudakan dosa; Ia adalah “manna dari surga, air hidup dan batu karang” yang memelihara kita; Ia adalah “kekuatan Allah dan hikmat Allah” (1 Korintus 1:24).

Rabu 17 Mar 2021
Nats: Mazmur 112 – Hidup yang Saleh di hadapan Allah
(1) Tema mazmur acrostic ini bicara mengenai hidup orang benar [tsaddiq] yang ditandai dengan kemakmuran, berkat, harta, kemujuran dan segala kelimpahan; tema favorit bagi teologi kemakmuran.
(2) Perhatikan karakteristik orang benar di mazmur ini: takut akan TUHAN, taat perintahNya (ayat 1, 7-8), generous (ayat 3,5,9), pengasih, penyayang, adil (ayat 4), jujur dalam berbisnis (ayat 5).
(3) Mazmur ini mengajarkan tidak ada yang salah dengan kesuksesan hidup dan kemakmuran sebagai berkat dari Allah, namun sekaligus mengajarkan satu kualitas hidup sepatutnya dari seorang tsaddiq.
(4) Allah memanggil setiap kita menghargai segala berkatNya sekaligus ingat kita adalah penatalayan yang dipercayakan untuk menjadi perpanjangan tangan Allah dan saluran berkat bagi orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Kamis 18 Mar 2021
Nats: Mazmur 113 – Terpujilah Nama TUHAN!
(1) Ini adalah mazmur “Hallel” [Praise] yang dinyanyikan mengawali “Passover seder” perjamuan paskah orang Yahudi.
(2) Perhatikan struktur dan pembagian stanza yang indah di sini: 4x panggilan untuk memuji Allah (ayat 1-3), alasan untuk memuji Allah yang tinggi dan mulia (ayat 3-6).
(3) Allah memberkati orang yang hina dan miskin (ayat 7) dan perempuan yang mandul (ayat 9) sebagai kontras karena mereka dianggap hina dalam masyarakat dan dikutuk Allah.
(4) Baca dan renungkan mazmur ini dengan syukur dan kagum. Ia, TUHAN yang maha tinggi itu datang ke bumi dan memperhatikan dan mengasihi setiap orang yang rendah dan papa.

Jumat 19 Mar 2021
Nats: Mazmur 114 – Gemetarlah Bumi di hadapan TUHAN!
(1) Dalam tradisi orang Yahudi, mazmur ini dibacakan terutama untuk anak-anak sebagai ritual dalam perjamuan makan Paskah, sehinnga kita menemukan lukisan yang dramatik saat umat Allah keluar dari Mesir, menyeberang laut Teberau dan sungai Yordan yang terbelah dua, memakai gaya bahasa personifikasi bagi alam [laut “melarikan diri,” gunung dan bukit “melompat-lompat”].
(2) Peristiwa penyelamatan kepada umat Allah diceritakan turun-temurun dari generasi ke generasi, untuk mengingatkan betapa berkuasa Allah, layak ditakuti dan disembah selamanya [baca: Ulangan 6].

Sabtu 20 Mar 2021
Nats: Mazmur 115 – Kemuliaan bagi Allah selama-lamanya!
(1) Bagian pertama mazmur ini mengontraskan Allah yang mulia tidak setara dengan patung-patung berhala (ayat 3-7) yang tidak berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa. Bagian ke dua memanggil umat Allah untuk kembali percaya kepada Allah yang akan merestorasi dan memulihkan mereka. Ia adalah pertolongan dan perisai mereka (ayat 9-15).
(2) Allah yang bersemayam di surga melakukan apa yang dikehendakiNya (ayat 3), yang kepadaNya kemuliaan sampai selama-lamanya (ayat 16-18).
(3) Mari bawa hati kita menyembah Allah dengan hormat dan takut kepada Dia. Ia layak menerima segala kemuliaan karena kasihNya dan karena setiaNya!