Renungan Minggu Ini

MAZMUR PENUNTUN DOA
[Mazmur 68 – 73]

Senin 23 November 2020
Nats: Mazmur 68 – His Name is the LORD!
(1) Mazmur ini memanggil umat Allah menyembah dan memuji Allah dalam prosesi ketika tabut Allah dibawa ke Yerusalem [2 Samuel 6]. Mazmur ini juga menjadi mazmur profetik mengenai Yesus Kristus dan kemuliaan kemenanganNya atas dosa dan maut. Ayat 19 dikutip oleh Paulus di Efesus 4:8-10.
(2) Mazmur ini dibagi dalam 4 bagian: panggilan ibadah (ayat 2-7), refleksi akan kesetiaan Allah (ayat 8-19), pernyataan keagungan Allah (ayat 20-32), panggilan ibadah (ayat 33-36). Temukan sifat dan kebaikan Allah yang begitu limpah dinyatakan di sini.
(3) “Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda dan orang-orang sebatang kara” (ayat 6-7) memperlihatkan Allah di pihak orang-orang yang terbuang. Puji Tuhan! Inilah hal-hal yang Yesus lakukan ketika Ia ada di dunia, dan satu kali kelak Ia akan menggenapkan kasih dan kebaikanNya.
(4) Hari ini dunia menolak keberadaan Allah dan hidup dengan tidak takut dan hormat kepadaNya, tetapi mazmur ini mengingatkan kita, Ia layak dipuji dan disembah. Hiduplah selalu dengan takut dan hormat di hadapanNya.

Selasa 24 November 2020
Nats: Mazmur 69 – The Psalm of Suffering
(1) Mazmur ini adalah mazmur Mesianik, menjadi doa dan seruan Yesus kepada Bapa di tengah penderitaan yang Ia tanggung sampai puncaknya di kayu salib. Selain Mazmur 22, Mazmur 69 ini paling banyak dikutip Perjanjian Baru, dalam Injil dan pernyataan para rasul.
(2) Baca mazmur ini dan renungkan betapa dahsyat penderitaan Yesus dalam karya penebusan atas dosa-dosa kita.
(3) “Sebab cinta untuk rumahMu menghanguskan aku” (ayat 10) dikutip Yohanes 2:17 saat murid-murid melihat Yesus yang murka menunggang-balik meja penukar uang dan menyucikan Bait Allah dari pencemaran yang dilakukan para imam dalam ibadah kepada Allah.
(4) Bawa dalam doa pribadimu hari ini, menyelami apa yang telah Yesus Kristus lakukan bagi pengampunan dosa-dosamu. Kiranya hati kita digerakkan lebih mengasihi dan menghargai Yesus dalam hidup kita masing-masing.

Rabu 25 November 2020
Nats: Mazmur 70 – May You be Filled with Joy and Gladness!
(1) Mazmur 70 serupa dengan bagian dari Mazmur 40:14-18. Kita bisa merasakan nada urgensi dan seruan minta pertolongan Tuhan segera datang (ayat 2,6). Kesulitan hidup yang begitu berat ditambah dengan penantian akan campur tangan Allah yang tidak kunjung tiba, inilah hal yang kerap kita alami.
(2) Ayat 3-4 memberi sedikit gambaran apa yang menyebabkan Daud berseru kepada Allah. Apa kira-kira yang dilakukan orang-orang ini terhadap dia?
(3) “May all who search for You be filled with joy and gladness in You” (ayat 5). Bandingkan kegirangan dan sukacita yang sebaliknya terjadi ketika Allah mencari manusia dan menemukan mereka yang terhilang yang digambarkan Yesus dalam Lukas 15 [perumpamaan “Domba yang Hilang, Dirham yang Hilang, Anak yang Hilang.”]
(4) Bawalah segala kesulitan hidupmu kepada Tuhan, dan bersabarlah menantikan pertolonganNya.

Kamis 26 November 2020
Nats: Mazmur 71 – Kasih Setia Allah tak Berkesudahan
(1) Ini adalah mazmur yang disampaikan oleh seorang yang sudah lanjut usia, yang sudah mengalami penyertaan dan pertolongan Allah sepanjang hidupnya (ayat 9, 18).
(2) “Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib” (ayat 7). Pemazmur mengalami mujizat pertolongan Allah sejak dari kandungan hingga masa remajanya (ayat 5-7) kemungkinan dia lahir dari persalinan yang sangat sulit, atau mengalami sakit atau cacat di masa kecil dan masa mudanya. Dan orang melihat Allah menolong dan meluputkan hidupnya dari kematian (ayat 20).
(3) “Mulutku penuh dengan pujian kepadaMu; mulutku akan menyanyikan syukur bagiMu” (ayat 8, 15, 22-24) tema ini berulang kali disampaikan pemazmur, sebagai seorang yang pernah mengalami pertolongan Allah secara nyata, dia mau bersyukur dan bersaksi tentang Allah sepanjang hidupnya.
(4) Ingatlah akan pengalaman penyertaan Allah begitu nyata memimpin hidup kita. Bukan saja Ia melindungi dan meluputkan kita dari bahaya dan maut, Ia memberikan hidup yang kekal bagi kita melalui Yesus Kristus. Apakah kita memakai mulut kita untuk bersyukur atas keselamatan dan anugerahNya ini?

Jumat 27 November 2020
Nats: Mazmur 72 – Raja yang Adil dan Benar
(1) Ini adalah mazmur terakhir dari jilid II dari kumpulan Mazmur 42-72. Catatan di awal: Dari Salomo (ayat 1) dan di akhir: Sekianlah doa-doa Daud bin Isai (ayat 20). Tidak ada tambahan penjelasan sehingga kita tidak tahu apakah mazmur ini ditulis oleh Salomo atau dari Daud untuk Salomo, karena ada kesan ini doa yang disampaikan raja bagi puteranya.
(2) Jikalau ini adalah doa Daud bagi Salomo, kita melihat kerinduan Daud supaya keturunannya menjadi raja yang memerintah dengan adil dan benar; melindungi dan memperhatikan orang yang miskin dan tertindas. Baca hal-hal apa saja yang menjadi permohonan doanya di sini.
(3) Kerinduan Daud supaya keturunannya menjadi raja yang memerintah dengan adil dan benar itu tergenapi di dalam Yesus Kristus. Ialah keturunan raja Daud yang melakukan pemerintahanNya dengan sempurna, bahkan melampaui doa Daud. Bukan saja Ia melepaskan orang yang miskin dan tertindas, terlebih Ia menebus dan menyelamatkan mereka yang berseru kepadaNya (ayat 12-14).

Sabtu 28 November 2020
Nats: Mazmur 73 – Open My Eyes that I may See
(1) Mazmur ini menyatakan keluhan yang begitu jujur dan terbuka kepada Allah, melihat hal-hal yang ada di sekitarnya. Adakah anda bergumul dengan kondisi hidup yang terasa tidak adil bagimu? Apa saja yang anda rasa itu tidak adil? Dan bagaimana perasaan anda di tengah situasi seperti itu?
(2) Pemazmur menumpahkan isi hatinya yang galau kepada Tuhan. Apa yang dia keluhkan di sini? (ayat 3-12) “enjoying a life of ease while their riches multiply” siapa yang dia maksudkan?
(3) “Sampai aku masuk ke dalam tempat kudus Allah dan memperhatikan kesudahan mereka” (ayat 17). Allah merestorasi hatinya dan membukakan a big picture. Apa respon dia sesudah melihat semua itu (ayat 25-28).
(4) Bagaimana mazmur Asaf ini juga merestorasi dan meneguhkan hubunganmu kembali dengan Tuhan?