Renungan Minggu Ini

SERI HIDUP YANG BERDOA
MENGENALI PENGHALANG DOA [1]

Semua orang Kristen mengerti betapa pentingnya doa, yang diumpamakan nafas spiritual orang percaya. Namun mengapa doa menjadi satu disiplin yang sulit dilakukan dengan konsisten? Apa yang menjadi penghalang kita berdoa?

Senin 25 January 2021
Nats: 1 Yohanes 2:15-17 – Keduniawian [Worldliness]
(1) Apa itu “keduniawian”? 1 Yohanes 2:16 mengingatkan 3 hal yang membombardir hidup kita: the lust of the flesh, the lust of the eyes, and the pride of life. Renungkan dan evaluasi aspek duniawi apa yang sering mengganggu dan memenuhi hatimu.
(2) Doa akan memimpin hati, pikiran, perhatian, fokus dan kerinduan kepada Allah, sehingga keduniawian tidak mengalihkan kita daripadaNya.
(3) Yohanes 17:9-19 menjadi doa Yesus bagi kita yang hidup dalam dunia supaya Allah melindungi kita dari si Jahat dan menguduskan kita dengan firmanNya. “We live in the world, but we are not of the world.”
(4) Berdoalah agar Tuhan memberikan kepekaan bagi kita hidup menjauh dari keduniawian.

Selasa 26 January 2021
Nats: Lukas 10:38-42 – Kesibukan [Busyness]
(1) Kesibukan adalah hal yang baik dan positif. Namun kesibukan sering menjadi alasan untuk orang tidak berdoa. Tuliskan apa saja hal-hal yang menyibukkanmu dan membuatmu tidak lagi ada waktu untuk berdiam di hadapan Tuhan.
(2) Lukas 10:38-42 menjadi contoh klasik, Marta di tengah kesibukannya dan Maria yang duduk di kaki Yesus. Kenapa Yesus menegur Marta? Apa yang Yesus tegur di situ?
(3) Evaluasi lifestyle-mu, kesibukan dan rutinitas apa yang menghabiskan waktumu setiap hari. Apakah ada hal yang perlu disederhanakan, apakah ada aktifitas yang sebetulnya tidak perlu dan tidak esensial. Evaluasi prioritasmu.
(4) Mengapa duduk di kaki Yesus [berdoa dan merenungkan firmanNya] justru sangat perlu bagi kita yang “overwhelmed” dengan kesibukan? Bagaimana doa bisa membuat hati kita refocus kepada sentralitas Allah dalam hidup kita?

Rabu 27 January 2021
Nats: Ratapan 3:22-41 – Keluhan [Complain]
(1) Apa saja yang membuatmu mengeluh? Daftarkan satu-persatu. Kadang mengeluh menjadi sikap “reflek” tanpa sempat dipikirkan dalam-dalam.
(2) “Mengapa orang hidup mengeluh? Biarlah setiap orang mengeluh tentang dosanya” (ayat 39). Why should the living complain when punished for their sins? Apa yang kita belajar dari keluhan ini?
(3) ” Marilah kita menyelidiki dan memeriksa hidup kita dan berpaling kepada TUHAN. Marilah kita mengangkat hati dan tangan kita kepada Allah di surga” (ayat 40-41). Apa “obat” yang menyembuhkan hati yang penuh dengan keluhan, kepahitan, sungut-sungut dan mempersalahkan?
(4) Baca dan renungkan ayat 22-26 memimpin hati kita hari ini.

Kamis 28 January 2021
Nats: Yeremia 17:5-8 – Ketidak-Percayaan [Doubt]
(1) Salah satu penghalang orang tidak mau berdoa kepada Tuhan adalah karena hati yang tidak percaya kepada Allah dan mengandalkan kekuatan diri sendiri atau bersandar kepada orang (ayat 5).
(2) Renungkan apa yang menjadi kontras di ayat 7, “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya kepada TUHAN.” Bagaimana ayat-ayat ini teraplikasi dalam konteks hidup kita hari ini?
(3) Salah satu langkah praktis orang yang mengandalkan Tuhan adalah membawa hidupnya seluruhnya dan sepenuhnya dalam doa kepada Tuhan; menyatakan kebergantungan kepada kedaulatan dan kuasaNya atas kita.

Jumat 29 January 2021
Nats: Efesus 4:17-24 – Ketidak-Pedulian [Ignorance]
(1) Penghalang orang tidak berdoa adalah hati yang tidak peduli kepada Tuhan, hati yang acuh tak acuh kepada hal spiritual dan yang hidup jauh dari persekutuan dengan Allah.
(2) Bagaimana Paulus mendeskripsikan orang yang ignorance di ayat 17-19, dari hati keluar tindakan.
(3) Hal-hal eksternal di luar mudah sekali membuat kita juga jatuh kepada hal yang sama. Di situlah doa menjadi aspek yang sangat penting menarik hati kita kembali fokus kepada Allah dan bersekutu di dalam kebenaran firmanNya.
(4) Berdoalah supaya kita selalu dibaharui di dalam roh dan pikiran (ayat 23) sehingga hidup kita berjalan dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya (ayat 24).

Sabtu 30 January 2021
Nats: 1 Yohanes 5-10 – Keberdosaan [Sinfulness]
(1) Dosa senantiasa menjadi penghalang persekutuan kita dengan Allah yang suci. Tetapi ketika kita tidak datang kepada Allah dalam doa, justru kita akan semakin tenggelam di dalam keberdosaan kita.
(2) Apa yang Yohanes katakan mengenai Allah? (ayat 5) Bagaimana kita bisa menghampiri Allah dan beroleh persekutuan dengan Dia?
(3) Akui dosa-dosa kita kepada Tuhan, mintalah pengampunan dariNya melalui darah Yesus Kristus yang menyucikan kita (ayat 7-9).
(4) Apa implikasi praktis yang kita perlu lakukan dalam membenahi hidup berdoa kita hari ini?