Renungan Minggu Ini

MAZMUR PENUNTUN DOA
[Mazmur 62 – 67]

Senin 16 November 2020
Nats: Mazmur 62 – My Soul finds Rest in God
(1) “Truly my soul finds rest in God; my salvation comes from Him” (ayat 2). Jawaban bagi pencaharian jiwa hanya pada Allah. Bapa Gereja Agustinus berkata, “You have made us for Yourself, o Lord, and our heart is restless until it rests in You.”
(2) Ketenangan jiwa bukan terjadi karena situasi di luar tanpa kesulitan dan tekanan (ayat 4-5) tetapi karena tahu bahwa Allah yang menjadi tempat perlindungan (ayat 6-8).
(3) “And if your wealth increases, don’t make it the centre of your life” (ayat 11b) suatu warning yang perlu kita dengar baik-baik. Apa yang menjadi pusat hidup dan persandaranmu? Uangkah?
(4) Renungkan mazmur ini dalam-dalam. Kalau hari ini jiwamu gelisah dan kehilangan damai sejahtera, tilik dan minta Tuhan menerangi dan memimpinmu kembali kepadaNya.

Selasa 17 November 2020
Nats: Mazmur 63 – Kasih SetiaMu lebih dari Hidup
(1) Mazmur ini Daud tulis di tengah panas terik, lapar dan dahaga secara fisik di padang gurun, sekaligus dahaga dan kelelahan jiwanya. Perhatikan metafora yang Daud pakai di sini: minum (ayat 2b), makan (ayat 6a), melihat (ayat 3) akan kebaikan Allah.
(2) “Your unfailing love is better than life. You satisfy me more than the richest feast” (ayat 4,6). Apa arti “better than life” di sini? Kualitas dan makna hidup bukan kepada hidup itu sendiri tetapi kepada relasi hidup itu bersama Allah.
(3) “I lie awake thinking of You, meditating on You through the night” (ayat 7). Bayangkan kepekatan dan kesunyian malam di tengah padang gurun menjadi momen berharga Daud berdekat kepada Allah.
(4) Baca dan renungkan ekspresi keintiman dan kedekatan Daud kepada Allah di ayat 2-9 menjadi mazmur yang menuntun hatimu mendekat dan mengalami Allah secara pribadi hari ini.

Rabu 18 November 2020
Nats: Mazmur 64 – The Godly will Rejoice in the Lord
(1) Pemazmur menyampaikan keluhannya kepada Allah dan menyatakan kepercayaannya bahwa Allah tidak tinggal diam dan akan bertindak menggagalkan rencana jahat orang yang hendak mencelakakan dia.
(2) “Yes, the human heart and mind are cunning” (ayat 7b) demikian kesimpulan Daud melihat kepada kelicikan hati manusia. Yeremia menyatakan hal yang sama, “The human heart is the most deceitful of all things” (Yeremia 17:9). Itulah natur keberdosaan hati kita di luar Tuhan.
(3) “Maka semua orang takut dan memberitakan perbuatan Allah dan mengakui pekerjaanNya” (ayat 10). Inilah reaksi orang ketika Allah bertindak mencegah segala rencana jahat dan menurunkan tanganNya kepada orang-orang jahat itu.
(4) “The godly will rejoice in the LORD and those who do what is right will praise Him” (ayat 11). Apa karakteristik orang benar yang disebutkan ayat ini? Apa yang membuatnya bersuka? Apa yang membuatmu bersuka?

Kamis 19 November 2020
Nats: Mazmur 65 – Allah memahkotai Tahun dengan KebaikanNya
(1) Mazmur ini menggambarkan sukacita pemazmur pada waktu musim menuai. Ia menyatakan syukur atas begitu banyak hal yang diberikan Allah dengan limpahnya.
(2) Pemazmur mengawali syukurnya dalam hal pengampunan Allah atas kesalahan dan dosa-dosanya? (ayat 2-4). Ini adalah aspek yang sangat penting dan hakiki, melebihi segala berkat materi.
(3) “Berbahagialah orang yang Engkau pilih dan yang Engkau suruh mendekat untuk diam di pelataranMu” (ayat 5). Sukacita dan syukur atas God’s grace and acceptance.
(4) Ayat 6-14, pemazmur menyatakan keindahan perbuatan dan pemeliharaan Allah kepada alam (pulau, gunung, lautan) dan memberkati usaha petani dan peternak, memberi tanah subur yang menghasilkan panen gandum yang berlimpah.
(5) Pakailah waktu khusus untuk menghitung segala berkat Allah. Ucapkan syukur atas pemeliharaanNya yang limpah dalam hidupmu; juga terutama atas pengampunanNya, dan keselamatan di dalam Kristus bagi jiwamu.

Jumat 20 November 2020
Nats: Mazmur 66 – Come and See what God has Done!
(1) Ini adalah sebuah mazmur sukacita: Shout joyful! sing! Rejoice and tell the world how awesome are God’s deeds!” (ayat 1). Apa yang menjadi alasan bagimu bersukacita?
(2) Ayat 5-7 mengajak umat Allah melihat perbuatan Allah di masa lampau, pada saat nenek moyang mereka keluar dari tanah Mesir dan menyeberang masuk ke tanah perjanjian.
(3) Ayat 8-12 Allah menguji dan memurnikan iman mereka melalui kesulitan dan penderitaan mereka.
(4) Ayat 13-15 menjadi respon pemazmur sebagai syukurnya yang limpah dan generous, penggenapan nazarnya kepada Allah karena dia telah dibebaskan dari kesusahannya.
(5) “Come and see,” (ayat 5) berlanjut kepada “Come and listen” (ayat 16); melihat karya keselamatan Allah tidak berhenti sampai dengan bersyukur, tetapi berlanjut dengan testimony, bersaksi dan menceritakan apa yang dilakukan Allah secara pribadi terhadap kita.

Sabtu 21 November 2020
Nats: Mazmur 67 – May God bless You!
(1) Ini adalah rangkaian dari doa berkat yang disampaikan oleh imam bagi umat Allah. Apa saja aspek yang disampaikan di sini? Orang Kristen bukan hanya berkata “GBU” tetapi sungguh mengalaminya.
(2) Berkat ini bukan saja diberikan bagi bangsa Israel secara khusus, tetapi meluas kepada bangsa-bangsa lain. Ini adalah konsep yang unik dalam Perjanjian Lama. Allah bukan saja Allah bagi Israel tetapi juga Allah bagi bangsa-bangsa.
(3) Berkat dan pemeliharaan Allah diberikan dengan generous oleh Allah kepada semua ciptaanNya. Yesus berkata, “Bapamu yang di surga menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar” (Matius 5:45).
(4) Bawalah syukurmu hari ini kepada Allah atas kemurahan dan berkatNya bagi hidupmu. Ia bukan saja menjadi Allah yang baik kepadamu tetapi oleh karena Yesus Kristus, kita boleh memanggil Ia sebagai Bapa yang mengasihi kita.